Pendalaman Terapi Shalat Bahagia (review)

Nama: muhammad pazli
Nim   : B53219067
Kelas : Bki

Pendalaman terapi shalat Bahagia oleh:
Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag
Guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya & Da’i Internasional
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh😇. Selamat datang atas kunjungannya kepada blog ini kepada sahabat muslim yang di rahmati allah semoga selalu di berikan kemudahan dan selalu di berkati allah SWT di dunia dan akhirat.
Terima kasih sebelumnya saya sampaikan kepada bapak Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag. bapak trainer hebat yang telah memberi kami kesempatan untuk mengikuti kegiatan PTSB. Syukur alhamdulillah, dengan sangat senang dan bangga kami bisa mengikuti kegiatan yang telah di lakukan di berbagai wilayah dalam negeri maupun luar negri baik itu Asia juga Afrika bahkan ke Eropa. Bukan hanya itu beliau juga sering mengisi sebagai penceramah dan imam shalat tarawih di berbagai belahan dunia, semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap nafas beliau, amin.
Di sini saya ingin menyampaikan pegalaman saya dalam mengikuti kegiatan PTSB. Nah, apa itu PTSB? PTSB singkatan dari Pendalaman Terapi Shalat Bahagia adalah sebuah kegiatan mendalami cara-cara terapi di dalam shalat untuk kehidupan agar lebih bahagia guna juga agar mendekatkan diri kepada sang khaliq. Tidak hanya cara terapi shalat yang kita dapatkan disini, juga banyak ilmu ilmu bermanfaat nan baru yang bisa kita petik dalam forum yang berbahagia ini yang pastinya bersama guru besar kita yaitu Prof. Ali Aziz. Bagaimana tidak? Karena beliau bisa mengemas materi yang akan di sampaikan dengan bahasa yang mudah dan di mengerti baik kalangan muda maupun tua dengan bahasa formalnya namun juga mampu mencairkan suasana yang mulai garing dengan dengan rasa humornya. Kalian juga bisa searching di google mengenai latar belakang kehidupan beliau mulai dari kecil tinggal di lingkungan pesantren hingga menjadi sukses seperti ini.
Kegiatan PTSB ini di adakan pada tanggal 23 November 2019 kegiatan ini bersifat wajib karena untuk memenuhi tugas ujian akhir semester dan sebagai penutupan mata kuliah atau juga bisa di sebut sebagai kuliah Wada’ yang di ikuti oleh mahasiswa uin sunan ampel Surabaya lebih tepatnya mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi dan terkhusus bagi mahasiswa mahasiswi nya Prof. DR.  Ali Aziz, M.Ag,  yang bertepatan di Gedung kun yaquta foundation Surabaya.
Sebelum hari kegiatan di laksanakan kami mahasiswa nya prof di beri tugas buat menulis beberapa hal yakni:
1. Tulislah 10 orang yang paling berjasa dalam kehidupan anda
2. Tulislah 5 orang yang menjengkelkan atau menyakitkan anda
3. Tulislah 10 dosa yang pernah anda lakukan
4. Tulislah 30 nikmat terbesar yang anda rasakan sejak kecil hingga sekarang
5. Tulislah 10 masalah yang paling  mengganggu atau menyedihkan dalam perjalanan hidup anda (ada yang bersifat rahasia ada yang tidak )
Dengan pernyataan dari prof “di mohon agar menjawab dengan jujur dan jelas dan kertas tersebut sifatnya rahasia hanya ALLAH dan anda yang tau lalu bawalah tulisan tersebut pada saat datang mengikuti kegiatan pendalaman terapi shalat Bahagia”.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan shalat, karena turunnya wahyu mengenai shalat tidak main main”. Ujar beliau di awal acara. Selanjutnya, audiens melaksanakan terapi shalat Bahagia ini secara detail agar dapat dengan mudah mengaplikasikannya dalam melaksanakan shalat dengan tumakninah, tawakkal, dan qanaah agar bisa hidup bahagia dan sejahtera. Spesifikasi pendalaman terapi shalat bahagia ada 4, yaitu:
1. Al-quran dan hadits
Yaitu mendalami alquran juga beserta arti dan tafsir agar lebih memahami makna yang terpendam
2. Arabic is compliment
Yaitu memahami kandungan bahasa arab
3. Drive is a spiritual gravitation
Yaitu mempunyai sebuah dorongan, motivasi dam juga semangat berubah
4. Positive thingking and self confidence
Yaitu selalu berpikir positive dan juga selalu percaya diri
Terdapat juga syarat-syarat doa yang harus diterapkan dalam menjalani pendalamn terapi shalat bahagia ini, yakni yang pertama adalah jangan banyak mengeluh. Berhenti untuk mengeluh atas apapun yang Allah berikan, karena segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Allah juga pasti memberi apa yang dibutuhkan bukan diinginkan karena bisa jadi apa yang menurut kita baik, malah menurut Allah buruk begitu juga sebaliknya.

Yang kedua adalah Allah akan memberikan sesuatu jika sudah tepat pada waktunya. Maka dari itu jangan pernah berdoa atau mengeluh “ Ya Allah kapan Engkau mengabulkan doa-doaku” karena Allah akan mengijabah doa doamu jika sudah tepat waktunya.
"Kalau di undang jam 10 datang jam 9 itu baru namanya mahasiswa, shalat subuh jam berapa dan ke masjid kamu jam berapa?". Ujar beliau

Di dalam shalat bahagia ini terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan:
1. Bacalah doa wajib dalam shalat terlebih dahulu, kemudian bacalah renungan dalam
 hati setelah itu lanjut ke herakan berikutnya. (hal ini hanya boleh dilakukan jika sedang shalat sendirian bukan saat berjamaah entah itu menjadi imam atau makmum)
2. Perbanyak doa dalam shalat daripada setelahnya. Dalam hal ini utamakan kualitas doa terlebih dahulu.
"Mana baik? doa dalam shalat atau luar shalat! kalau ketemu pak jokowi ya langsung di ungkapkan jangan udah pulang baru ngambil hp baru di ungkapkan ya lama nyampeknya, jadi kalau langsung di ungkapkan bakal lebih efektif, jadi hal yang di sampaikan juga lebih tersalurkan" ujar beliau.
Dan sebaiknya dilakukan pada saat sujud kedua di setiap rakaat atau terakhir dalam shalat."Kenapa doa di akhir sujud, kalau di awal cenderung lupa karna meratapi di sujud pertama". Ujar beliau
3. Programlah shalat ini secara bertahap, jangan sekaligus. Dalam hal ini diperbolehkan untuk membaca, menangis, dan memejamkan mata.
Di dalam shalat terdapat beberapa gerakan wajib yang pada pendalaman terapi shalat ini diberi sedikit tambahan renungan, doa oleh sang founder, yakni Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag. berikut ini adalah gerakan wajib shalat, renungan atau doa, beserta kata kuncinya:

1. Berdiri, dengan kata kunci SUBHAN ( syukur, bimbingan, ketahanan iman)
a. Syukur: “wahai Allah, aku bersyukur atas semua nikmat-Mu.”
b. Bimbingan: “bimbinglah aku dan keluarga agar tetap di jalan yang benar.”
c. Ketahanan iman: “berilah aku ketahanan iman untuk melawan hawa nafsu agar selamat dari kesesatan dan murka-Mu.”
Tambahan (jika ingin lebih detail):
a. Aku berterima kasih atas semua nikmat-Mu, yaitu (1)...(2)...dst (lihat yang diatas). Ampunilah aku, karena sering mengeluh dan kurang berterima kasih kepada-Mu.
b. Wahai Allah, setiap saat, aku,istri atau suami dan anak-anakku mengahadapi godaan dosa, terutama godaan harta dan nafsu terhadap pria atau wanita yang Engkau haramkan. Berikan kami ketahanan iman agar ketampanan, kecantikan, kekayaan, dan fasilitas kekuasaan tidak menjerumuskan kami ke dalam dosa.

2. Rukuk, dengan kata kunci Turut ( tunduk, menurut)
"Kalau rukuk yang bener itu dengan mengencangkan kaki dan pantat di angkat dah punggung di majukan maka akan mendapat kesehatan yg sempurna.
Kalau udah rukuk jangan merasa tinggi.
Kalau rukuk harus siap mati dan rukuk yg siap mati ialah rukuk sejati, penangkal stres,serius istighfar,meraih kemuliaan." Ujar beliau.a. Tunduk: “wahai Allah, aku tunduk membungkuk kepada kehendak-Mu. Aku bertasbih dan menyerahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin, dan semua persoalan kepada-Mu.”
b. Menurut: “aku menurut kepada semua perintah-Mu. Ampunilah dosa-dosaku.”
Tambahan (jika ingin detail):
a. Wahai Allah, aku mempunyai masalah, yaitu....(lihat tulisan yang diatas)
b. Wahai Allah, aku ikhlas, ridho, tidak mengeluh atas masalah tersebut. Jika aku pernah mengeluh, itu karena kebodohanku. Ampunilah aku.
c. Wahai Allah, aku yakin (3x) Engkau pasti (3x) Maha Kuasa Menolong aku. Engkau pasti (3x) menyayangi aku, dan tidak mungkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah  dan harapanku itu.
d. Wahai Allah, aku pasrah (3x) aku pasrahkan masalah tersebut kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab Engkau pasti (3x) memberi yang terbaik untukku. Aku ikhlas apapun keputusan-Mu.

3. I’tidal, dengan kata kunci HADIR (hak pujian, takdir)
a. Hak pujian: “hanya Engkau yang berhak dipuji. Ampunilah aku karena terlintas mengharap pujian manusia.”
b. Takdir Allah: “semua hal terjadi atas takdir-Mu. Aku ridho dan ikhlas menerimanya.”
Tambahan (jika ingin detail):
a. Wahai Allah, hapuskan di hatiku dan mengharap penghormatan, pujian dan terima kasih orang. Sebaliknya, jadikan aku selalu menghormati, menghargai dan berterima kasih kepada orang. Kuatkan kesabaranku menghadapi cacian dan kezaliman orang.
b. Aku ikhlas, ridho tidak mengeluh atas semua takdir-Mu. Rencana-Mu pasti (3x) lebih baik dari rencana hidupku. Takdir-Mu pasti (3x) yang terbaik untukku.

4. Sujud, dengan kata kunci MASJID (maaf, sinar, jiwa dan raga)
a. Maaf: “maafkan dosa-dosaku, bapak-ibu dan keluargaku.”
b. Sinar: “sinarilah hati, lidah, mata, dan telingaku agar selalu berbuat yang Engkau ridhoi.”
c. Jiwa dan raga: “jiwa dan ragaku dalam kekuasaan-Mu. Aku serahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin dan semua persoalan kepada-Mu.”
Tambahkan (jika ingin lebih detail):
"Ketika mendoakan orang, maka makhluk di langit mendoakan mu dengan mengatakan karna kamu mendoakannya maka saya akan doakan kamu". Ujar beliau
a. Wahai Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, istri atau suami, dan anak-anakku, lebih-lebih mereka yang telah meninggal dunia. Jauhkan mereka dari siksa kubur dan neraka. Jadikan kuburan sebagai taman surga yang menyenangkan mereka. Jika dalam pandangan-Mu ada kebaikan itu bagian dari pahala yang teralirkan untuk ibu-bapakku, guru-guruku, keluargaku, dan semua orang yang berjasa mengantarkan aku sampai aku menjadi “orang” seperti saat ini.
b. Berikan cahaya-Mu untukku, istri/suami dan anak-anakku, agar hatiku bersih dari iri dan dengki. Jadikan semua perkataan kami benar dan menyemangati semua orang, serta telinga kami peka terhadap adzan.
c. Wahai Allah, aku mempunyai masalah, yaitu....(lihat tulisan yang diatas)
d. Wahai Allah, aku ikhlas, ridho, tidak mengeluh atas masalah tersebut. Jika aku pernah mengeluh, itu karena kebodohanku. Ampunilah aku.
e. Wahai Allah, aku yakin (3x) Engkau pasti (3x) Maha Kuasa Menolong aku. Engkau pasti (3x) menyayangi aku, dan tidak mungkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah  dan harapanku itu.
f. Wahai Allah, aku pasrah (3x) aku pasrahkan masalah tersebut kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab Engkau pasti (3x) memberi yang terbaik untukku. Aku ikhlas apapun keputusan-Mu.

5. Duduk antara dua sujud, dengan kata kunci AKSI (ampunan, kasih, sejahtera, iman)
“Wahai Allah, berilah aku ampunan, kasih, sejahtera dan iman”
Tambahan (jika ingin lebih detail):
a. Wahai Allah, ampunilah dosa-dosaku
b. Kasihlah aku. Cintailah aku. Jadikan hidupku penuh kasih bersama keluarga dan semua manusia. Kasihanilah aku yang telah berusaha keras untuk membahagiakan keluargaku. Kepada siapa lagi aku memohon belas kasih jika bukan kepada-Mu.
c. Berilah aku rizki yang melimpah untuk keluarga, syiar agama, dan menolong fakir miskin. Jadikan aku lebih senang memberi daripada diberi. Berilah aku kesehatan dan kesembuhan dari semua penyakit.
d. Kuatkanlah imanku, agar aku semakin dekat dengan-Mu, sabar dan tegar menghadapi apapun cobaan dari-Mu.

6. Tasyahud, dengan kata kunci SOSIAL ( solawat, persaksian, tawakkal)
a. Sholawat: “sholawat dan salam untuk Nabi SAW. Berikan aku kekuatan menyontoh akhlaknya.”
b. Persaksian: “aku bersaksi ‘tiada tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah utusan-Mu’. Jadikan syahadat pegangan dan penutup hidupku”
c. Tawakal: “aku serahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin dan semua persoalan kepada-Mu.”
Tambahkan (jika ingin lebih detail):
a. Jadikan aku, istri/suami dan anak-anakku berakhlak seperti nabi-Mu. Mudahkan aku dan keluarga beribadahdi mekah dan madinah, serta berdoadi dekat makam Nabi-Mu. Aku berharap di hari kiamat kelak, mendapat syafaat nabi-Mu. Di surga, Engkau pertemukan kami sekeluarga dengan nabi-Mu.
b. Jadikan syahadat penambah percaya diriku, penghilang kecemasanku, danpenguat optimisku. Jadikan la ilaha illallah kata terakhirku ketika malaikat izrail mencabut nyawaku.
c. Wahai Allah, aku mempunyai masalah, yaitu....(lihat tulisan yang diatas)
d. Wahai Allah, aku ikhlas, ridho, tidak mengeluh atas masalah tersebut. Jika aku pernah mengeluh, itu karena kebodohanku. Ampunilah aku.
e. Wahai Allah, aku yakin (3x) Engkau pasti (3x) Maha Kuasa Menolong aku. Engkau pasti (3x) menyayangi aku, dan tidak mungkin membiarkan aku sendirian menghadapi masalah  dan harapanku itu.
f. Wahai Allah, aku pasrah (3x) aku pasrahkan masalah tersebut kepada-Mu. Terserah Engkau, sebab Engkau pasti (3x) memberi yang terbaik untukku. Aku ikhlas apapun keputusan-Mu.
g. Wahai Allah, sekarang aku lebih bahagia. Aku akan menoleh ke kanan dan kiri. Berikan kemudahan hidup, kesuksesan dan kebahagiaan semua orang di sebelah kanan dan kiriku.

"Jadi sehabis pertemuan kita ini ubah cara pandang dalam shalat" ujar beliau
"Yakin la shalat dengan benar bisa membantu menjalankan hidupmu dengan mudah". Ujar beliau
"Yang paling tau masalah mu ya kamu". Ujar beliau
Demikian rincian Gerakan sholat dalam PTSB ini. Sudah begitu banyak pengaruh positif ketika mengamalkan terapi shalat ini. Banyak sekali pasien training terapi 60 menit shalat bahagia ini yang menikmati hasilnya seperti ambeien sembuh, sakit punggung sembuh, migrain sembuh,dll.
Sekian dan terima kasih saya sampaikan. Semoga apa yang saya tulis disini bermanfaat bagi para pembaca.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Komentar

Postingan Populer